Jumat, 16 November 2012

Tugas Perkembangan Orang Dewasa


Tugas Psikologi Perkembangan


A.    Tugas Perkembangan Orang Dewasa:
Tugas perkembangan yang kami ambil disini adalah tugas perkembangan orang dewasa. Kami mengambil referensi dari sebuah buku yang ditulis oleh R.J. Havighurst (1953) dan juga dari internet, sebagai berikut:
Ø  Masa Dewasa Awal
·        Mulai bekerja dalam suatu jabatan
·        Memilih pasangan hidup
·        Belajar hidup dengan suami/istri
·        Mulai hidup dalam keluarga atau hidup berkeluarga.
·        Belajar mengasuh anak-anak
·        Mengelola/mengemudikan rumah tangga
·        Menerima/mengambil tanggung jawab sebagai warga Negara secara layak.
·        memperoleh kelompok sosial yang seirama dengan nilai-nilai pahamnya.

Ø  Masa Dewasa Madya
·        Menerima dan menyesuaikan diri terhadap perubahan fisik dan fisiologis
·        Menghubungkan diri sendiri dengan pasangan hidup sebagai individu
·        Membantu anak-anak remaja belajar menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab dan berbahagia
·        Mencapai dan mempertahankan prestasi yang memuaskan dalam karir pekerjaan
·        Mengembangkan kegiatan-kegiatan pengisi waktu senggang yang dewasa
·        Mencapai tanggung jawab sosial dan warga Negara secara penuh.


B.    Peran guru agama:
Dalam masalah tugas perkembangan orang dewasa yang dapat dilakukan seorang guru agama adalah yakni menyiapkan dari segi kognitifnya. Tentu saja hal ini sudah harus diberikan sejak dalam usia remaja, tidak bisa hanya dewasa saja. Mengapa begitu? Alasannya adalah akan lebih mudah jika pada saat remaja diberi pengetahauan mengenai hal-hal yang akan dialami saat ia dewasa nanti. Tujuannya yakni adalah menghantar atau menyiapkan agar seseorang dapat mempersiapkan diri dalam tugas yang akan diembannya saat dewasa nanti dan ia tidak akan kaku lagi/kaget. Sehingga tidak akan membutuhkan waktu orientasi yang lama dalam menjalankan tugas perkembangan saat dewasa. Hal-hal yang harus disampaikan oleh seorang guru agama tidak hanya melulu soal pengetahuan iman/agama, tetapi juga tentang hidup dengan orang lain.

C.    Contoh tindakan konkrit terkait peranan guru agama:
Contoh konkritnya adalah misalnya saja dengan memberikan pengajaran mengenai mencari pasangan hidup atau berkaitan dengan hidup berkeluarga. Hal ini disampaikan berdasar dengan tugas perkembangan orang dewasa. Dengan menyampaikan hal ini maka orang dewasa akan lebih terbantu dalam menyiapkan mental, untuk menjalani hidup dalam keluarga, selain itu juga mengenai hidup bermasyarakat sehingga proses sosialisasi dapat dijalani dengan baik. Pada intinya yang dapat dilakukan guru agama adalah menyiapkan dari segi pengetahuan untuk mematangkan mental dan pola pikir seseorang dengan melakukan pengajaran, sesuai dengan tahap perkembangan seseorang.
Selain itu juga dapat dengan mengadakan rekoleksi, katekese untuk pra nikah atau dalam masa orientasi pernikahan. Hal itu akan sangat membantu orang dewasa yang sudah mulai mencari pasangan hidup dan juga hidup berkeluarga. Sehingga kelak dapat menjadi keluarga yang harmonis dengan iman yang teguh. Serta dapat mendidik anak dengan iman yang ia hidupi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar